[PDF] ❤ Burlian (Serial Anak-anak Mamak, Buku 2) ✮ Tere Liye – Agedanna.info

Burlian (Serial Anak-anak Mamak, Buku 2) Ini buku keempat tere liye yang saya baca setelah Moga Bunda Disayang Allah, Sang Penandai, dan Hafalan Shalat Delisa Buku ini yang paling bisa saya nikmati saat membacanya Ada hal baru di sini Bukan dari segi isi ceritanya, tapi dari cara penulisan Tidak lagi membuat capek karena sedikit2 harus berhenti karena menabrak titik dan tanda setrip Atau sedikit2 menggeleng karena banyak sekali tulisan miring Atau sedikit2 terhentak karena banyak sekali HURUF KAPITAL dan tanda seru Pengalaman membaca kisah hidup Burlian anak desa Sumatera ini bisa santai, apalagi di beberapa bab ada spoiler mengenai apa yang akan menjadi penutup bab itu.Mengutio kata Pak Tino Sidin favorit bocah2 penonton TVRI yang senang menggambar, buku ini, Yak Bagus Saya membeli buku ini di Islamic Book Fair Jakarta 2011 yang lalu Bersamaan dengan 2 buku serial anak anak mamak yang lain selain Eliana yang belum terbit Buku ini yang pertama kali saya khatamkan Kisah dalam buku ini seakan begitu dekat dengan saya, sebagai anak desa yang hidup di kota Kisah tentang keindahan dan kenyamanan desa, membuat saya selalu terpikir untuk kembali ke desa dan mendidik anak2 saya kelak lewat kearifan alam dan desa Istri saya punya adik laki laki Masih kecil, sekolahnya juga masih TK Dia mulai belajar membaca Saat pulang kampung, istri saya seringkali menceritakan kisah tentang Burlian keberanian, keceriaan, kepolosan, dan kepandaian si anak Sosok Burlian itu lalu tertanam begitu kuat dalam diri adik ipar saya itu Dia seperti sangat mengidolakannya Padahal, ia tak membaca buku Burlian itu sendiri Istri saya kerap menggunakan senjata nama Burlian itu untuk membujuk adiknya Misalnya, saat adik ipar itu malas makan, istri saya membujuknya lewat kata kata Nanti gak seperti Burlian lho Burlian itu rajin makannya kata istri saya Begitulah, adik ipar saya yang masih TK itu pun segera bersemangat makannya Suatu ketika, adik saya itu jatuh Ia pun meringis kesakitan Hendak menangis keras Istri saya kembali mengeluarkan senjata rahasianya Ya, senjata itu bernama Burlian Mas, Burlian itu kalau jatuh gak nangis, lho Burlian itu kuat dan hebat Meski jatuh, Burlian tetap tersenyum dan bangkut lagi, ujar istri saya menyemangati Iya ya, Neng kata adik saya, Aku mau seperti Burlian deh Gak nangis Ia tersenyum kembali dan melanjutkan aktivitasnya Begitulah, sosok Burlian telah menginspirasi tak hanya bagi pembacanya, tapi juga orang lain di sekitar pembacanya. Burlian, Anak Kampung Dengan Segala Keriangan Keluarganya Bercita Cita Ingin Naik Kapal Besar Keliling Dunia Buku , Dari Serial Anak Mamak Buku , PUKAT Terbit Februari , Buku , Eliana Direncanakan Terbit Oktober , Buku , Amelia Direncanakan Terbit Februari Bener2 deh,,2 jempol buat bang Tere Saya sukaaaaa banget buku ini Buku ini yang merupakan bagian dari serial anak2 mamak mirip2 dengan Laskar Pelangi, tapi aku rasa isi buku ini lebih kompleks Kalau laskar pelangi lebih banyak menceritakan tentang si Ikal beserta teman2 sekolahnya bu Muslimah, di buku Burlian ini tidak saja tentang sekolah Burlian, tetapi tentang keluarga, kampung juga secara tidak langsung bang Tere mengajak kita untuk melestarikan lingkungan Tokoh sentral di buku ini adalah Burlian, anak ketiga dari 4 saudara yang hidup di sebuah kampung di pelosok Bukit Barisan sana Meskipun hanya hidup di kampung kecil yang jauh dari hingar bingar kehidupan mewah nan gemerlap, tetapi mamak bapak Burlian begitu bijak dan mendidik anak2nya dengan cara sederhana tapi tepat Misalnya saat Burlian dan kakaknya, Pukat, suatu hari membolos dari sekolah Keesokan harinya, emak bersikap biasa saja bahkan menyuruh mereka agar tidak bersekolah dan membantu mencari kayu bakar di hutan Kedua anak itu mulanya sangat senang karena kenakalan mereka kemarin tidak ketahuan dan mereka dapat bolos sehari lagi Tetapi ternyata, emak menyuruh mencari kayu bakar selama seharian penuh, dari pagi hingga magrib, tanpa istirahat kecuali makan siang, sampai2 dua anak itu benar2 kecapaian Emak memang tidak marah atau mengomeli kedua anak yang membolos itu secara langsung Tetapi dengan memberikan hukuman mencari kayu sepanjang hari, mereka berdua sadar bahwa sekolah itu jauh..jauh..jauh lebih enak dibandingkan bekerja Besoknya kedua anak itu semangat bersekolah karena tidak mau disuruh mencari kayu bakar seharian lagi.Kejadian itu hanya satu contoh cara mendidik emak bapak untuk anak2nya Sebagai orang tua mereka banyak memberikan contoh2 hukuman yang mendidik serta memberikan efek jera, tetapi tidak menghukum secara fisik Emak bapak juga memberikan nama panggilan untuk tiap anaknya Burlian dipanggil dengan sebutan anak spesial sejak kecil Panggilan ini bukan tanpa maksud, tetapi mamak bapak ingin agar Burlian mempunyai kepercayaan diri yang besar.Yang pasti,,membaca buku ini akan membuat anda ketagihan ingin membaca serial anak2 mamak lainnya I ll give pros and cons opinion about this book.So here s the cons first pertama baca sinopsis buku ini, aku malah mikir, err what is exactly this book about put it simply, the synopsis didn t help at all.tapi karena nama Tere Liye, aku coba baca buku ini dan seperti yang bisa diduga dari sinopsisnya, aku sudah baca hampir separuh buku dan masih belum dapet plot dari buku ini goal yang dituju si pemeran utama, aku masih belum tau sebelum liat versi cover tanpa sampul aja, aku nggak tau si pemeran utama itu anak laki laki atau perempuan sangat penuh misteri.kesimpulan aku curiga buku ini termasuk jenis slow starter atau memang sama sekali nggak ada plot nya.oke, itu dari sinopsis dan plot sekarang beranjak ke penilaian dari gaya bahasa dan cara bercerita si pemeran utama.it is supposedly written by Burlian, right but I know, too clear, that it is written by Tere Leye gaya penceritaan Burlian di buku itu terlalu nggak anak2 kasih buku itu ke anak SD yang seumuran dengan Burlian, anak itu pasti ternganga.sepertinya buku ini lebih cocok jadi buku memoar seperti Laskar Pelangi Andrea Hirata buku itu menceritakan masa kecilnya, tetapi ditulis setelah dia dewasa sebagai sebuah memoar then it is okay to sound all grown up.dari sisi setting, cerita terjadi di kampung Burlian yang entah ada di mana itu mungkin informasinya terlewat mata karena aku skip beberapa bagian yang terasa membosankan dan sampai hampir setengah jalan buku itu sebelum habis, aku belum dapet setting kampung di dalam buku itu aku membaca seolah itu terjadi dengan latar belakang canvas putih.and for the pros the story informs me a lot of things about SDSB or something forget that I never knew before reading Burlian I don t know it is because Burlian came before my era or after, but I ll take that because I m from younger era pdan tentang menunggu durian runtuh di kebun durian bangkok euhm, sumpah, jadi bikin pengen makan durian saat itu juga.anyway, I m still reading it, I think I ll give it a chance till the last word of the book I do hope it ll get better oot alert check out my amateur writing at Ini buku pertama dari Bang Darwis Tere Liye, yang saya miliki dan yang saya baca Sejak selesai membaca buku ini, saya putuskan bahwa saya harus membaca dan membeli semua buku buku karya Tere Liye, jadi tidak pinjam.Cerita Burlian membuat saya terharu Banyak kalimat kalimat yang menginspirasi di dalamnya Kau anak yang spesial , yang selalu diucapkan kepada Burlian, sangat membekas di diri saya Betapa banyak di antara kita, termasuk saya, anak anak zaman sekarang yang mungkin jarang disebut seperti itu oleh orang tuanya, sehingga ketika kita tumbuh, kita merasa biasa biasa saja, tidak istimewa, bahkan tidak punya tidak kenal jati diri sendiri.Terima kasih Bang Darwis, untuk novelnya yang mengispirasi. Burlian, anak yang spesial adalah Anak ke 3, dalam serial anak anak mamak, tetapi buku kedua dalam serial buku tersebut.Buku yang sama seperti buku sebelumnya Eliana Pukat , banyak pesan moral yang bisa diambil dalam mendidik anak Jalan ini tak pernah berujung, Burlian kun tidak pernah, jalan jalan ini akan terus mengalir melewati lembah lembah basah, lereng lereng gunung terjal, kota kota ramai, desa desa eksotis nan indah, tempat tempat yang memberikan pengetahuan, tempat tempat yang menjanjikan masa depan , lantas jalan ini akan terus dan terus menuju pelabuhan pelabuhan, bandara bandara dan dari sana kau bahkan bisa pergi lebih jauh lagi, menemukan sambungan jalan berikutnya, mengelilingi dunia, melihat seluruh dunia, masa depan anak anak kampung, masa depan bangsa kalian Masa depan kau yang penuh kesempatan, Burlian kun, Begitu pula sekolah, Burlian, Pukat Sama seperti menanam pohon Pohon masa depan kalian Semakin banyak ditanam, semakin baik dipelihara, maka pohonnya semakin tinggi menjulang Dia akan menentukan hasil apa yang akan kalian petik di masa depan, kehidupan Kalian tidak mau seperti Bapak, bukan Tidak yang dari pucuknya kalian bisa melihat betapa luas dunia Kau akan memiliki kesempatan itu Burlian, karena kau berbeda Sejak lahir kau memang sudah spesial Juga kau Pukat, karena kau anak yang pintar kau anak yg spesial Dan jangan sekali2 membenci mamak kao Sejatinya tidak akan sampai sepersepuluh kasih sayangnya dapat kau balas Good Setelah membaca 3 novel sebelumnya milik Tere Liye yang sukses membuat keduamata saya menganak sungai, novel ini pun menularkan haru yang tak kalah besar.Adalah burlian seorang anak dari Sumatera Selatan, anak ketiga dari Mamak setelah Eliana dan Pukat Saya bahagia tingkat kelurahan saat tau burlian ini dari sumsel, secara saya tinggal di Palembang XD Ketulusan, keceriaan, dan kejenakaan yang dibagi Tere Liye dalam buku ini, sempurna saya tangkap dan meninggalkan kesan mendalam Cerita tentang Ahmad yang menjadi maradona kampung, surat Burlian ke Jepang, proses pengangkatan PNS Pak Bin, dan yang paling super pengorbanan Mamak melawan tawon alias lebah adalah sebagian kecil dari keistimewaan Tere Liye dalam bercerita di novel ini.Satu pelajaran penting yang diajarkan keluarga Mamak adalah kebiasaan mereka memanggil nama anaknya dengan sebutan tertentu Seperti Burlian yang telah dilekatkan kata spesial pada namanya Hal ini berpengaruh besar bagi kehidupan burlian selanjutnya Saat dia harus bertatapan dengan kehidupan Ibu Kota yang lebih sangar kejam modern tidakbersahabat, toh selama hidupnya ia tau bahwa semesta menganggapnya spesial maka tidak ada alasan untuknya memiliki rasa minder malu terkucilkan walau sejatinya ia datang dari kampung di Selatan Sumatera.Agaknya banyak pelajaran yang bisa kita ambil dari novel ini Saya merekomendasikan novel ini untuk kita baca bersama X Banyak pembaca yang bingung tentang Serial anak anak mamak, dan tak sedikit yang mempermasalahkan urutan Novel yang diterbitkan Burlian si anak ketiga justru muncul terlebih dahulu.Bagi yang sudah membaca barangkali jelas memahami bahwa Serial anak anak mamak memiliki kisah serial dari masing masing anak mamak dengan kisah uniknya tersendiri Maka jika anda membaca pukat, burlian atau eliana terlebih dahulu maka anda tidak merasakan tertinggal akan cerita dari edisi awal Burlian si anak spesial, sungguh luar biasa hadir di tengah dahaga bacaan dengan tauladan yang baik di tengah gradasi moral anak bangsa Jika masih ada program buku wajib bagi anak sekolah barangkali seri anak anak mamak bisa menjadi satu buku wajib bagi anak indonesia.Isi novel yang sangat menggugah dan menggelitik, cukup menggugah imajinasi masa kecil yang banyak dialami oleh anak di negeri ini Hidup sederhana jauh dari gemerlap dunia, dan memiliki pemahaman hidup yang sangat bijak yang merupakan watak asli bangsa kita.


About the Author: Tere Liye

Jangan mau jadi kritikus buku, tapi TIDAK pernah menulis buku 1000 komentar yang kita buat di dunia maya, tidak akan membuat kita naik pangkat menjadi penulis buku Mulailah menulis buku, jangan habiskan waktu jadi komentator, mulailah jadi pelaku.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *